Selasa, 26 Januari 2016

Arsitektur Bioklimatik



      Definisi Arsitektur Bioklimatik

Arsitektur bioklimatik adalah suatu pendekatan yang mengarahkan arsitek untuk mendapatkan penyelesaian desain dengan memperhatikan hubungan antara bentuk arsitektur dengan lingkungannya dalam kaitanyan iklim daerah tersebut. Pada akhirnya bentuk arsitektur yang dihasilkan juga dipengaruhi oleh budaya setempat, dan hal ini akan berpengaruh pada ekspresi arsitektur yang akan ditampilakan dari suatu bangunan, selain itu pendekatan bioklimtaik akan mengurangi ketergantungan karya arsitektur terhadap sumber – sumber energi yang tidak dapat dipengaruhi.

Perkembangan Arsitektur Bioklimatik

Perkembangan Arsitektur Bioklimatik berawal dari 1960-an. Arsitektur Bioklimatik merupakan arsitektur modern yang dipengaruhi oleh iklim. Arsitektur bioklimatik merupakan pencermian kembali arsitektur Frank Loyd Wright yang terkenal dengan arsitektur yang berhubungan dengan alam dan lingkungan dengan prinsip utamanya bahwa didalam seni membangun tidak hanya efisiensinya saja yang dipentingkan tetapi juga ketenangannya, keselarasan, kebijaksanaan, kekuatan bangunan dan kegiatan yang sesuai dengan bangunannya. Oscar Niemeyer dengan falsafah arsitekturnya yaitu penyesuaian terhadap keadaan alam dan lingkungan, penguasaan secara fungsional, dan kematangan dalam pengolahan secara pemilihan bentuk, bahan dan arsitektur”.
Akhirnya dari Frank Wright dan Oscar Niemeyer lahirlah arsitek lain seperti Victor Olgay pada tahun 1963 mulai memperkenalkan arsitektur bioklimatik. Setelah tahun 1990-an Kenneth Yeang mulai menerapkan arsitektur bioklimatik pada bangunan tinggi bioklimatik yang memenangkan penghargaan Aga Khan Award tahun 1966 dan Award pada tahun 1966
Aplikasi pada Desain Arsitektur
Salah satu aplikasi bangunan yang indah di cina adalah lotus building. dimana bangunan ini berbentuk bunga teratai.
  
     bangunan ini dirancang untuk meminimalkan energi dengan lebih dari 2500 tumpukan panas bumi didorong melalui dasar danau buatan, seluruh luas air danau dan tanah dibawahnya untuk pra-keren(musim panas) dan pra-hangat ( musim dingin) yang sistem pendingin udara untuk kedua teratai dan bangunan 2 lantai di bawag danau. dan juga mode campuran ventilasi alammi menggunakan menguapkan pendinginan dari permukaan danau untuk mendorong cerobong termal dalam pod bunga utama.





Sumber :

- http://toplintas.com/lotuteratai/s-building-bangunan-unik-bunga-
- http://archiholic99danoes.blogspot.co.id/2011/05/arsitektur-bioklimatik.html

Senin, 25 Januari 2016

Arsitektur Biologis





              Dalam arsitektur dikenal istilah arsitektur biologis, yaitu ilmu penghubung antara manusia dan lingkungannya secara keseluruhan yang juga mempelajari pengetahuan tentang hubungan integral antara manusia dan lingkungan hidup, dan merupakan arsitektur kemanusiaan yang memperhatikan kesehatan. Istilah arsitektur biologis diperkenalkan oleh beberapa ahli bangunan, antara lainProf. Mag.arch, Peter Schmid, Rudolf Doernach dan Ir. Heinz Frick. Sebenarnya, arsitekturbiologis bukan merupakan hal yang baru, sebab sejak ribuan tahun yang lalu nenek moyangkita telah menerapkan konsep dasar dari arsitektur biologis ini, yaitu dengan membangun rumah adat (tradisional) menggunakan bahan-bahan yang diambil dari alam sehingga tidak mencemari lingkungan dan mempertimbangkan rancang bagun yang dapat tahan dengan segala macam ancaman alam, seperti hewan buas dan bencana seperti banjir, longsor,gempa, dan lain-lain.



Hal ini menjadi konsep arsitektur biologis saat ini menjadi lebih kontemporer. Arsitektur biologis akan mempergunakan teknologi alamiah untuk menetrasi keadaan kritis alam yang sudah mulai terancam, untuk meningkatkan kualitas kehidupanyaitu kerohanian, dan kualitas bangunan dengan bagian-bagian material.




 Bahan-bahan bangunan yang digunakan dalam mewujudkan arsitektur biologis adalah bahan-bahan bangunan dari alam, seperti kayu, bambu, rumbia, alang-alang dan ijuk. Perencanaan arsitektur biologis senantiasa memperhatikan konstruksi yang sesuaidengan tempat bangunan itu berada. Teknologinya sederhana, bentuk bangunannya punditentukan oleh rangkaian bahan bangunannya dan oleh fungsi menurut kebutuhan dasar penghuni dengan cara membangunnya. Arsitektur tradisional merupakan contoh dari arsitektur biologis.






Sumber:

- http://hendriologi.blogspot.co.id/2010/11/arsitektur-biologis-kontemporer.html
- http://Wikipedia.com


Issue Arsitektur dan Lingkungan

     

    Teknologi terus berkembang seiring berjalannya waktu dan dunia arsitektur mendapatkan pengaruh yang cukup besar. Inovasi-inovasi baru untuk menciptakan bangunan yang indah dan baik untuk manusia sangat cepat. Namun ada beberapa kasus terdapat penerapan pekerjaan arsitektur yang tidak mempertimbangkan alam atau lingkungan sekitar. Bangunan yang indah bukan hanya indah dilihat mata saja melainkan juga dapat nyaman dirasakan oleh panca indra kita. Dengan mempertimbangan alam atau lingkungan sekitar diharapkan inovasi-inovasi dalam pembuatan bangunan atau karya arsitektur dapat dinikmati secara keseluruhan oleh semua orang di dunia ini melalui lingkungan alam yang tetap terjaga. Dilansir dari situs Elle Decor pada Senin (13/7/2015), sejumlah arsitek mengungkapkan perubahan signifikan yang terjadi dalam pembangunan dan rencana serta prediksi akan apa yang terjadi di masa mendatang terutama menyangkut alam atau lingkungan.





            Pada bangunan dibawah kita bisa melihat disain yang sangat menarik, ramah lingkungan, memiliki resapan yang cukup, namun tidak mengurangi fungsi dari gedung / bangunan itu sendiri.


Jadi kita sebagai seorang arsitek harus tetap menjaga keasrian alam yang ada di bumi ini, karena bila kita menjaganya maka akan berdampak baik pada anak dan cucu kita kelak nanti, buatlah desain yang ramah lingkungan , untuk lebih jelasnya berikut pengeruh positif arsitek pada lingkungan yang haru kita penuhi.
Pengaruh posotif pekerjaan arsitek terhadap lingkungan

1.      Memperhatikan hubungan antara ekologi dan arsitektur, yaitu hubungan antara  massa bangunan dengan makhluk hidup yang ada disekitar lingkungannya, tak hanya manusia tetapi juga flora dan faunanya. Arsitektur sebagai sebuah benda yang dibuat oleh manusia harus mampu menunjang kehidupan dalam lingkugannya sehingga memberikan timbal balik yang menguntungkan untuk kedua pihak. Pendekatan ekologis dilakukan untuk menghemat dan mengurangi dampak  – dampak negatif yang ditimbulkan dari terciptanya sebuah massa bangunan, akan tetapi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Contoh terapannya yaitu, munculnya trend green design.
2.      Memberikan dampak pada estetika bangunan
3.      Dapat memberikan pemecahan masalah pada tata letak bangunan atau kota.
4.       Memperhatikan kondisi lahan yang akan dibangun. Sebagai contoh bila bangunan akan didirikan pada lahan yang memiliki kemiringam, maka dengan pendekatan ekologis bisa dicarikan solusinya seperti memperkuat pondasi, atau menggabungkan unsur alam pada lingkungan dengan bangunan yang ada sehingga semakin estetis bangunan yang tercipta

 Contoh :
Taman ismail marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
Banyaknya lingkungan hijau di site bangunan tersebut dan pembuatan taman pada atap                         sehingga membuat dampak positif untuk mengurangi dampak global warming.
Sebagai taman hijau kota.Pembuatan the "Artificial Sungai" dibuat sepanjang sisi barat laut situs untuk membantu mengumpulkan air hujan untuk didaur ulang dan mengganti pagar sebagai batas ramah antara taman dan sekitarnya.




Sumber :
- http://dhimastsp.blogspot.co.id/2014/10/isu-isu-pada-arsitektur-lingkungan.html

Selasa, 12 Januari 2016

Arsitektur dan Lingkungan

Manusia membangun untuk kehidupan yang lebih baik, pemikiran itu tak akan pernah lepas dari benak manusia.
Namun seiring berjalannya waktu, manusia menjadi lebih serakah dan tidak perduli dengan apa yang ada di sekitarnya, terlalu mementingkan keperluan masing masing, tanpa berfikir dampak apa saja yang akan timbul di sekelilingnya.
Akibatnya Lingkungan lah yang menjadi korban akibat kereakahan manusia, yang mengakibatkan bencana bagi manusia itu sendiri.
Buku ini mengajak kita untuk berfikir lebih sederhana dan mulai peduli terhadap lingkungan sekitar kita.


Arsitektur Biologik
Kehidupan manusia di bagi menjadi dua yaitu, Teknik dan Alam
Dimana dua hal tersebut tak seharusnya terpisahkan, kita perlu menjaga keseimbangan tersebut agar terciptanya keselarasan antara pembangunan dan kelestarian alam kita.
Saat ini perlu kita tahu akan adanya Arsitektur biologik
Membangun dengan Keasrian alam sebagai acuannya
Arsitektur biologik, tidak hanya ramah terhadap lingkugan namun juga menguntungkan bari para penggunanya secara psikologis dan lainnya.
Faktanya, pada saat ini keadaan lingkungan di negara sangat kritis, kurangnya lahan resapan, tandusnya hutan akibat kebakaran, kadar udara yang sangat buruk akibat asap, gundukan sampah tersebar. Manusia tak lagi memikirkan ke asrian lingkungan sekitarnya, hal ini benar benar perlu di ubah dari mind set tiap individu, jika tidak, bumi kita tak akan sanggup lagi menahan kehidupan yang ada diatasnya.
Arsitektur biologik sebgai ilmu penghubung antara manusia dan alam, mewujudkan keharmonisan antara manusia, bangunan dan lingkungan.

Waktu
Perkembangan arsitektur di dunia dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya waktu dan lingkungannya, manusia yang dulu kurang berwawasan, namun tetap memabangun demi melengkapi kebutuhannya
Seiring berjalannya waktu manusia menjadi lebih cerdas, kebutuhan mereka pun meningkat di imbangi oleh kemampuan mereka, mereka membangun lebih sesuai kebutuhannya.
Sayangnya manusia yang sekarang terlalu mementingkan akan kebutuhannya masing masing, tak melihat, apa saja yang sudah di korbankan dan di rugikan oleh perbuatan mereka
Saatnya kita berhenti dan mulai membangun dengan memperhatikan aspek aspek alam di sekitarnya, agar berkurangnya dan tidak ada lagi kerusakan alam di masa yang akan datang.
Ruang
Manusia di harapkan menciptakan ruang untuk bisa tumbuh dengan alam serta pendukungnya, manusia dengan peradabannya mestinya dewasa ini lebih bijak dalam membangun tidak serta merta mengambil setiap lahan kosong yang ada, hingga akhirnya tidak ada lagi ruang untuk alam bisa tumbuh.
Ukuran
Dalam membangun pasti kita manusia membutuhkan energi untuk mengerjakannya, baik energi untuk mengambil lahan, mengumpulkan bahan bangunan, hingga kemampuan kita sendiri dalam membangun
Arsitektur masa depan harus lebih efesien dengan menggunakan energi yang jauh lebih sedikit, lebih efesien dalam memilih lahan dan menggunakan bahan bangunan demi minimnya kersusakan alam
Alam sudah memiliki sitem perederannya sendiri, yang membuatnya tetap seimbang, namun manusia mempunyai sistem peredaran yang membutuhkan adanya alam, yang bisa merusak keseimbangan alam tersebut
Di harapkan manusia sekarang ini membangun dengan lebih awas terhadap lingkungan sekitarnya, dan tetap mencirikan identitas masing masing yang di ambil dari lingkungan sekitarnya.


Fungsi
Setiap kali kita membangun kini kita tidak boleh hanya memfokuskan bangunan kita pada fungsi utama dan kontruksi bangunan saja, namu juga harus memfokuskan bangunan pada kenyamanan si pengguna dan untuk lingkungan sekitar, demi tercapainya keselarasan bangunan dengan alam.
Dalam membangun sebuah bangunan, harus benar benar dilihat dari segala aspek, mulai dari site, konstruksi, bahan bangunan, bentuk bangunan, ukuran dan proporsi harus aman dan nyaman, serta tidak merusak alam, bahkan ramah pada lingkungan
Site di lihat menyeluruh bantuan ahli ahli agar menguntukan untuk bangunan biologik
Sistem hubungan pada bangunan juga bisa di ambil dari alam, mengambil sebuah analogi dari alam
Hampir bisa di bilang ketika kita merencanakan pembangunan kita bisa selalu terarah pada alam dan lingkungannya
Lingkungan
Setiap bangunan atau kegiatan yang di bentuk oleh manusia pasti akan berdampak pada alam
Bagaimana caranya agar manusia bisa mencegah kerusakan alam, memperbaiki alam yang sudah rusak, meningkatkan kualitas alam yang ada demi kelangsungan hidup manusia itu sendiri
Demi terwujudnya arsitektur biologik, manusia harus se kreatif mungkin menciptakan bangunan yang selaras dengan alam, dengan adanya lingkungan buatan itu di harapkan akan berdampak positif pada alam
Tidak hanya lingkungan alam, namun harus positif juga pada sisi lingkungan sosial dan ekonominya, demi terciptanya bagunan yang sangat ideal



Bahan Bangunan Biologik
Ada 3 jenis bahan bangunan yaitu
·         Bahan bangunan alam yaitu mengambil langsung dari alam
·         Bahan bangunan buatan yaitu kreasi manusia membuat bahan bangunan yang lebih sesuai kebutuhan
·         Bahan bangunan logam yaitu sangat minim akan nilai biologis nya
Bahan bangunan dari alam dapat di perbaharui kembali atau di budidayakan sendiri, agar minimnya kerusakan pada alam
         - Ada beberapa contoh bahan bangunan dari alam yaitu
           Kayu, bambu, rumbia, alang alang dan ijuk
         - Beberapa bahan bangunan yang bisa digunakan kembali yaitu
           Tanah, tanah liat, lempung dan batu alam
         - Beberapa bahan bangunan buatan yaitu
            Bata merah, genting flam dan pres batako

Perencanaan Arsitektur Biologik
Seharusnya kini manusia harus memiliki tujuan ke arah psikologi dan ekologi dalam membangun, tidak hanya melihat dari segi teknik dan ekonominya saja, lebih memerhatikan alam sekitar demi kelestarian alam dan kelangsungan hidup manusia yang lebih baik
Begitu juga dengan bahan bangunan serta konstruksinya
Tak luput juga mulai dari sistem perencanaannya, mulai dari ide sampat ke bentuk bangunannya
Arsitektur tradisional biasanya memang terbentuk beradasarkan lingkungan sekitarnya, karna keterbatasan bahan yang ada di sekitarnya tak menjadikan manusia berhenti membangun, melainkan memanfaatkan yang ada di sekitarnya, namun tak juga merusak alam, kesederhanaan dan kepedulian terhadap alam lah yang menjadi kuncinya
Prospek
Beberapa arsitek di dunia sudah menyadari akan kesenjangan alam dengan pembagunan oleh manusia, mereka mulai berusaha mendekatkannya kembali dengan karya karya ars biologik mereka, berharap setiap individu manusia akan lebih sadar dengan kelestarian alamnya

Di harapkan ketika selesai membaca ini kita menjadi lebih peduli terhadap alam, tetap membangun namun tak luput menjaga kelestarian alam di sekitarnya agar bisa berjalan selaras demi masa depan yang lebih baik.


http://dwyndr.tumblr.com