Manusia membangun untuk kehidupan yang
lebih baik, pemikiran itu tak akan pernah lepas dari benak manusia.
Namun seiring berjalannya waktu, manusia
menjadi lebih serakah dan tidak perduli dengan apa yang ada di sekitarnya,
terlalu mementingkan keperluan masing masing, tanpa berfikir dampak apa saja
yang akan timbul di sekelilingnya.
Akibatnya Lingkungan lah yang menjadi
korban akibat kereakahan manusia, yang mengakibatkan bencana bagi manusia itu
sendiri.
Buku ini mengajak kita untuk berfikir
lebih sederhana dan mulai peduli terhadap lingkungan sekitar kita.
Arsitektur
Biologik
Kehidupan manusia di bagi menjadi dua
yaitu, Teknik dan Alam
Dimana dua hal tersebut tak seharusnya
terpisahkan, kita perlu menjaga keseimbangan tersebut agar terciptanya
keselarasan antara pembangunan dan kelestarian alam kita.
Saat ini perlu kita tahu akan adanya
Arsitektur biologik
Membangun dengan Keasrian alam sebagai
acuannya
Arsitektur biologik, tidak hanya ramah
terhadap lingkugan namun juga menguntungkan bari para penggunanya secara
psikologis dan lainnya.
Faktanya, pada saat ini keadaan
lingkungan di negara sangat kritis, kurangnya lahan resapan, tandusnya hutan
akibat kebakaran, kadar udara yang sangat buruk akibat asap, gundukan sampah
tersebar. Manusia tak lagi memikirkan ke asrian lingkungan sekitarnya, hal ini
benar benar perlu di ubah dari mind set tiap individu, jika tidak, bumi kita
tak akan sanggup lagi menahan kehidupan yang ada diatasnya.
Arsitektur biologik sebgai ilmu
penghubung antara manusia dan alam, mewujudkan keharmonisan antara manusia, bangunan
dan lingkungan.
Waktu
Perkembangan arsitektur di dunia
dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya waktu dan lingkungannya, manusia
yang dulu kurang berwawasan, namun tetap memabangun demi melengkapi
kebutuhannya
Seiring berjalannya waktu manusia
menjadi lebih cerdas, kebutuhan mereka pun meningkat di imbangi oleh kemampuan
mereka, mereka membangun lebih sesuai kebutuhannya.
Sayangnya manusia yang sekarang terlalu
mementingkan akan kebutuhannya masing masing, tak melihat, apa saja yang sudah
di korbankan dan di rugikan oleh perbuatan mereka
Saatnya kita berhenti dan mulai
membangun dengan memperhatikan aspek aspek alam di sekitarnya, agar
berkurangnya dan tidak ada lagi kerusakan alam di masa yang akan datang.
Ruang
Manusia di harapkan menciptakan ruang
untuk bisa tumbuh dengan alam serta pendukungnya, manusia dengan peradabannya
mestinya dewasa ini lebih bijak dalam membangun tidak serta merta mengambil
setiap lahan kosong yang ada, hingga akhirnya tidak ada lagi ruang untuk alam
bisa tumbuh.
Ukuran
Dalam membangun pasti kita manusia
membutuhkan energi untuk mengerjakannya, baik energi untuk mengambil lahan,
mengumpulkan bahan bangunan, hingga kemampuan kita sendiri dalam membangun
Arsitektur masa depan harus lebih efesien
dengan menggunakan energi yang jauh lebih sedikit, lebih efesien dalam memilih
lahan dan menggunakan bahan bangunan demi minimnya kersusakan alam
Alam sudah memiliki sitem perederannya
sendiri, yang membuatnya tetap seimbang, namun manusia mempunyai sistem
peredaran yang membutuhkan adanya alam, yang bisa merusak keseimbangan alam
tersebut
Di harapkan manusia sekarang ini
membangun dengan lebih awas terhadap lingkungan sekitarnya, dan tetap
mencirikan identitas masing masing yang di ambil dari lingkungan sekitarnya.
Fungsi
Setiap kali kita membangun kini kita
tidak boleh hanya memfokuskan bangunan kita pada fungsi utama dan kontruksi
bangunan saja, namu juga harus memfokuskan bangunan pada kenyamanan si pengguna
dan untuk lingkungan sekitar, demi tercapainya keselarasan bangunan dengan
alam.
Dalam membangun sebuah bangunan, harus
benar benar dilihat dari segala aspek, mulai dari site, konstruksi, bahan
bangunan, bentuk bangunan, ukuran dan proporsi harus aman dan nyaman, serta
tidak merusak alam, bahkan ramah pada lingkungan
Site di lihat menyeluruh bantuan ahli
ahli agar menguntukan untuk bangunan biologik
Sistem hubungan pada bangunan juga bisa
di ambil dari alam, mengambil sebuah analogi dari alam
Hampir bisa di bilang ketika kita
merencanakan pembangunan kita bisa selalu terarah pada alam dan lingkungannya
Lingkungan
Setiap bangunan atau kegiatan yang di
bentuk oleh manusia pasti akan berdampak pada alam
Bagaimana caranya agar manusia bisa
mencegah kerusakan alam, memperbaiki alam yang sudah rusak, meningkatkan
kualitas alam yang ada demi kelangsungan hidup manusia itu sendiri
Demi terwujudnya arsitektur biologik,
manusia harus se kreatif mungkin menciptakan bangunan yang selaras dengan alam,
dengan adanya lingkungan buatan itu di harapkan akan berdampak positif pada
alam
Tidak hanya lingkungan alam, namun harus
positif juga pada sisi lingkungan sosial dan ekonominya, demi terciptanya
bagunan yang sangat ideal
Bahan
Bangunan Biologik
Ada 3 jenis bahan bangunan yaitu
·
Bahan bangunan alam yaitu mengambil
langsung dari alam
·
Bahan bangunan buatan yaitu kreasi
manusia membuat bahan bangunan yang lebih sesuai kebutuhan
·
Bahan bangunan logam yaitu sangat minim
akan nilai biologis nya
Bahan bangunan dari alam dapat di
perbaharui kembali atau di budidayakan sendiri, agar minimnya kerusakan pada
alam
- Ada
beberapa contoh bahan bangunan dari alam yaitu
Kayu, bambu, rumbia, alang alang dan ijuk
-
Beberapa bahan bangunan yang bisa digunakan kembali yaitu
Tanah, tanah liat, lempung dan batu alam
-
Beberapa bahan bangunan buatan yaitu
Bata merah, genting flam dan pres batako
Perencanaan
Arsitektur Biologik
Seharusnya kini manusia harus memiliki
tujuan ke arah psikologi dan ekologi dalam membangun, tidak hanya melihat dari
segi teknik dan ekonominya saja, lebih memerhatikan alam sekitar demi
kelestarian alam dan kelangsungan hidup manusia yang lebih baik
Begitu juga dengan bahan bangunan serta
konstruksinya
Tak luput juga mulai dari sistem
perencanaannya, mulai dari ide sampat ke bentuk bangunannya
Arsitektur tradisional biasanya memang
terbentuk beradasarkan lingkungan sekitarnya, karna keterbatasan bahan yang ada
di sekitarnya tak menjadikan manusia berhenti membangun, melainkan memanfaatkan
yang ada di sekitarnya, namun tak juga merusak alam, kesederhanaan dan
kepedulian terhadap alam lah yang menjadi kuncinya
Prospek
Beberapa arsitek di dunia sudah
menyadari akan kesenjangan alam dengan pembagunan oleh manusia, mereka mulai
berusaha mendekatkannya kembali dengan karya karya ars biologik mereka,
berharap setiap individu manusia akan lebih sadar dengan kelestarian alamnya
Di harapkan ketika selesai membaca ini
kita menjadi lebih peduli terhadap alam, tetap membangun namun tak luput
menjaga kelestarian alam di sekitarnya agar bisa berjalan selaras demi masa
depan yang lebih baik.
http://dwyndr.tumblr.com